Jakarta, KompasOtomotif – Karena produksi dari 2.000.000 unit ke- 3.000.000 unit dicapai tidak sampai kurang dari 3 tahun (dari 2010 ke 2013), dengan pertumbuhan ekonomi seperti sekarang, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menargetkan produksi ke-4000.000 unit akan diperoleh  pada 2015.

“Tahun lalu 453.000  mobil. Sedangkan tahun ini berkisar 500.000 unit. Sejuta berikutnya dicapai kurang dalam dua tahun ke depan (2015),” komentar Agus Wiryatno, Production Divison Head SAP ADM di Sunter, Jakarta Utara, kemarin (10/4/2013).
DiIjelaskan, Daihatsu  Indonesia mulai merakit mobil pada  1978 dan butuh waktu 27  tahun untuk mencapai produksi ke-1.000.000 unit pada 2005. Selanjutnya untuk ke-2.000.000 unit butuh 5 tahun pada 2010 dan akhirnya hanya 3 tahun untuk 3.000.000 mobil.   

“Kami memulainya selangkah demi selangkah. Dari total 3.000.000 mobil yang diproduksi, komposisinya 56,5 persen untuk Daihatsu dan 43,5 persen buat Toyota. Kami tumbuh bersama,” beber Sudirman Maman Rusdi, Presiden Direktur ADM. Tingkat kandungan lokal setiap model yang dirakit di Indonesia, rata-rata sudah mencapai 85 persen.

“Ekspor baru 16 persen dan masih didominasi oleh Toyota. Namun kami mengekspornya ke ke-65 negara,”  lanjut Sudirman.

Riset dan Pengembangan
Sementara itu, Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian, Budi Darmadi menambahkan, dengan beroperasinya pabrik baru di Karawang, Daihatsu bisa mencapai produksi 4.000.000 unit dalam waktu dekat.

“Keunggulan Daihatsu di Indonesia, selain sebagai produsen mobil terbesar di Indonesia, juga mendirikan divisi riset dan pengembangan (R&D) di Indonesia. Ini harus dicontoh merek lain,” tegas Budi.

Budi berharap, ADM bisa segera mewujudkan produksi ke 4 juta unit dalam waktu kurang dari 2 tahun ke depan.

 

“Kalau berhasil mencapai tambahan 1 juta unit lagi, dapat rekor lagi,” tutup Budi.