Karawang, KompasOtomotif – Meski sudah siap, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) harus menunda produksi mobil murah dan ramah lingkungan Agya dan Ayla di Karawang, Jabar Barat, lantaran pemerintah belum juga menerbitkan peraturan Low Emission Carbon Project.

“Target produksi Ayla 3.000 unit per bulan, kalau Toyota Agya tidak etis kami yang menyebutkan,” komentar Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran ADM di Karawang, Jawa Barat, hari ini (22/4/2013). Sampai kini, lanjutnya, unit produksi Ayla di pabrik dilakukan sebatas untuk pelatihan saja. “Jadi nanti kalau sudah benar-benar dipasarkan, produksinya lancar,” tambah Amelia.

 Pongki Prabowo, Direktur Manufaktur ADM menambahkan, fasilitas produksi ADM di Karawang, Jawa Barat sudah siap menampung produksi Ayla dan berapapun pesanan Agya dari Toyota. Total kapasitas produksi mencapai 10.000 unit per bulan. “Tapi, saat ini kapasitas belum maksimum baru 4.000 unit per bulan dan akan terus bertambah sesuai permintaan,” beber Pongki.

Di sisi lain, sepanjang tahun ini Daihatsu menargetkan total penjualan mencapai 165.000 unit, naik tipis dari tahun lalu 165.000 unit. “Kami juga masih tetap fokus memenuhi permintaan di dalam negeri. Saat ini, ekspor Daihatsu sekitar 16 persen ke 65 negara. Kami belum menetapkan target ekspor tertentu karena pasar domestik adalah fokus utama kami,” tutup Amelia.