Jakarta, KompasOtomotif Daihatsu Indonesia mampu mempertahankan posisinya diperingkat kedua pada pasar mobil nasional 2011. Keberhasilan ini diikuti PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mendongkrak penjualan wholesales hingga 18 persen menjadi 139.544 unit, sedangkan ritel naik 19 persen atau 137.166 unit.

Sudirman Maman Rusdi, Presiden Direktur ADM mengatakan, meski terjadi sejumlah bencana alam di Jepang (Maret) dan Thailand (banjir), permintaan pasar mobil tetap bergairah. “Capaian ini luar biasa karena menjadi rekor tertinggi Daihatsu di Indonesia, kami berharap bisa kembali meningkat tahun ini (2012),” ujar Sudirman disela diskusi Forwin-Gaikindo-Kemenperin “Prediksi Pasar Mobil 2012″ di Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (12/1/2012).

Xenia masih menjadi produk terlaris Daihatsu dengan sumbangan 49 persen terhadap penjualan ritel atau 67.292 unit. Peringkat kedua Gran Max berkontribusi 29 persen atau 39.710 unit, disusul Terios 21.625 unit (16 persen), Luxio 6.307 unit (5 persen) dan Sirion 2.232 unit (2 persen).

“Pencapaian ini melebihi target Daihatsu yang patok 125.000 unit di awal 2011,” tambah Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran ADM.

Produksi

Seiring dengan meningkatnya penjualan, produksi Daihatsu Indonesia juga ikut terkerek 17 persen menjadi 373.395 unit. Unit dipasok bukan cuma untuk Daihatsu tapi juga untuk Toyota (Avanza dan Rush). Untuk tahun ini, ADM menargetkan produksi kembali meningkat ke posisi 430.000 unit.

“Penambahan kapasitas dilakukan dengan lembur di pabrik Sunter dan pemanfaatan produksi di pabrik baru (Karawang). Tapi untuk pabrik Karawang baru bisa 20.000an unit tahun ini, 2013 baru bisa bertambah 100.000 unit,” tutup Sudirman