Tokyo – Pabrikan Jepang Daihatsu dalam waktu dekat akan melakukan pergantian pucuk pimpinan. Siapa dia? Adalah wakil presiden Daihatsu Masanori Mitsui yang akan naik jabatan menggantikan Koichi Ina.

Apa ambisi dia setelah menjadi presiden Daihatsu? “Saya merasakan tanggung jawab yang besar dalam menghadapi persaingan ketat di pasar Jepang dan luar Jepang. Saya akan menekankan pentingnya reformasi teknologi, produksi dan suplai kami,” ujarnya saat jumpa pers mengenai kondisi keuangan Daihatsu beberapa waktu lalu.

Jika melihat struktur perusahaan sekarang, ini lah kali pertama dalam lebih dari 20 tahun, pucuk pimpinan dipegang oleh orang yang sebenarnya di luar Toyota, sebagai induk Daihatsu.

Namun Mitsui sudah cukup lama menjabat sebagai wakil presiden selama 21 tahun. “Saya tidak terlalu menyadari fakta itu. Tapi saya sudah lama di Daihatsu, jadi saya memahami dengan mendalam kekuatan dan kelemahan kami. Kelemahan itu yakni teknologi, produksi dan suplai yang ingin saya cepat selesaikan,” ujarnya.

Koichi Ina pun menyambut baik penggantinya yang akan mulai menjabat di bulan Juni nanti. “Mitsui terpilih karena memang dia adalah individu yang paling cocok dengan strategi manajemen kami,” ujarnya

Mulai 2006 sampai 2008 Mitsui menjabat sebagai manajer di pabrik Daihatsu yakni Daihatsu Kyushu (Nakatsu, Oita). Di sana dia membangun line produksi yang sangat efisien. Mitsui dan Ina sudah bekerja sama dengan cukup lama.